9 Cara Memilih Nama Channel YouTube yang Keren dan Menjual

Nama Channel YouTube

Artikel ini akan memandu kamu menemukan nama channel YouTube yang keren dan menjual. Penting untuk kamu ketahui, nama channel YouTube akan muncul di video, halaman channelmu, dan di hasil pencarian YouTube. Selain itu, nama channel adalah bagian besar dari cara orang mendefinisikan dan memahami apa isi konten yang kamu tayangkan. Maka, penting memilih nama secara akurat yang mampu mewakili brandmu.

Nama Channel

Nama Channel adalah nama resmi untuk channelmu di YouTube. Ada beberapa jenis Nama Channel YouTube, termasuk nama depan dan belakang seseorang (Raditya Dika) dan nama yang menggambarkan topik keseluruhan channel (5-Minute Crafts).

9 Cara Menemukan Ide Nama Channel

Ayo mulai cari nama!

1. Pilih Kategori Nama Channel

Langkah pertama adalah menentukan kategori Nama Channel YouTube yang akan kamu ikuti.

Secara umum, Nama Channel dibagi menjadi 4 kategori utama:

  • Nama (Raditya Dika)
  • Merek (Nike)
  • Kategori (Dangdut Karaoke) joss!
  • Deskriptif (Best Indo Tech)

Menggunakan nama depan dan belakang Anda sebagai Nama Channel mungkin jadi pendekatan yang paling mudah dan paling lugas. Dan itu bekerja dengan sangat baik jika kamu berencana untuk menjadi ‘wajah’ dari Channelmu.

Sebagai contoh, Raditya Dika, seorang penulis buku best seller dan juga aktor, telah memiliki personal branding yang kuat. Jadi ketika dia membuat Channel YouTube-nya, cukup dinamai: Raditya Dika. Kalo saya mah apa atuh!

Raditya Dika

2. Nama Channel yang Menggambarkan Topik

Idealnya, ketika seseorang melihat Nama Channel, mereka mestinya langsung memahami jenis konten apa yang kamu miliki.

Meskipun demikian, kamu tidak perlu secara harfiah mendeskripsikan topik channelmu, bisa-bisa kamu membuat Nama Channel yang kaku dan terdengar kurang kreatif (seperti: Video Untuk Angkat Berat).

Baca juga:  Cara Link Building Efektif

Sebaliknya, pikirkan cara kreatif yang dapat Anda soroti sebagai topik channelmu.

Sebagai contoh, mari kita lihat channel Dangdut Karaoke.

Nama channel yang menggambarkan topik

Nama Channel “Dangdut Karaoke” cukup menjelaskan topik channelnya, dan lugas.

3. Nama Channel Harus Unik

Nama channel harus unik agar menonjol dari channel lain di YouTube.

Sebagai contoh, The Action Lab merupakan channel berkembang dengan ulasan sainsnya.

nama channel unik

Semisal kita ingin menamai channel dengan nama “Action Laboratory”. Nama itu bisa dengan mudah dikacaukan oleh channel “The Action Lab”.

Jadi sebelum memutuskan nama, coba riset dulu ide nama channelmu ke YouTube dan lihat apa yang muncul.

nama channel unik

Jika kamu melihat channel lain (atau channel) yang memiliki Nama Channel yang sangat mirip dengan idemu, kamu mungkin harus memilih nama yang lain.

Tapi, kalau kamu tidak dapat menemukan channel yang terdengar serupa, kamu bisa memilih nama itu.

Nama channel unik

Selain itu, pastikan untuk mencari ide nama channelmu di Google juga. Itu dapat membantumu menghindari Nama Channel yang mirip dengan merek lain (bahkan yang tidak aktif di YouTube).

Misalnya, “Screen Junkies”, channel yang berfokus pada film, dimana telah memiliki 6,4 juta pelanggan.

nama channel unik

Nama Channel unik ini memastikan bahwa itu tidak akan membingungkan dengan merek terkait film lain di atau di luar YouTube.

4. Nama Channel Harus “Melekat”

Nama channel harus menjadi sesuatu yang mudah diingat orang.

Semakin unik nama channelmu, semakin akan melekat nama tersebut pada pikiran orang.

Sebagai contoh, dunia MANJI, channel milik musisi Anji (mantan vocalis Drive), berisi bahasan tentang industri musik dari kacamata Musisi profesional yang bermain di industri.

channel dunia MANJI

Channel ini mengingatkan saya ke judul film JUMANJI. Dan ini cukup melekat di ingatan saya.

Baca juga:  Layanan Baru: Jasa Penulis Artikel SEO

Ide sudah kamu dapatkan dan saatnya kamu memutuskan mana yang tepat.

5. Hindari Menggunakan Nomor

Menggunakan nomor di channel YouTube (GuezzChannel88) akan membuat Nama Channel lebih sulit untuk dicari (“Apakah 88 … atau delapan puluh delapan?”).

6. Tiru Brand Favoritmu

Pikirkan beberapa merek yang kamu ikuti di dalam dan di luar YouTube. Apa yang membuat mereka menonjol? Apa yang membuat mereka diingat? Cobalah untuk memodelkan rumus mereka dengan Nama Channelmu.

7. Nama Sama Dengan Nama Domain Website

Seiring pertumbuhan channelmu, kamu mungkin ingin mulai membangun merek dari YouTube. Memiliki Nama Channel dan nama domain yang konsisten dapat membantumu membangun branding.

8. Cek Ketersediaan Username di Media Sosial

Juga, periksa untuk melihat apakah Nama Channelmu tersedia di Twitter, Facebook, Instagram dan website media sosial populer lainnya. Ini bukan keharusan. Tetapi sangat membantu untuk memiliki nama dan URL akun media sosial yang sesuai dengan Nama Channelmu.

9. Keep It Simple

Buat Nama Channelmu mudah diucapkan dan dieja. Secara umum, lebih baik menggunakan 2-3 frasa kata (Best Indo Tech) vs. satu kata rumit (FilmTheorology).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *